Monday, July 6, 2015

Denada Menggugat Cerai Jerry Aurum

Denada mengugat cerai Jerry Aurum ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada  24 Juni 2015. Setelah Denada melayangkan gugatan, Jerry langsung angkat kaki dari kediamannya di kawasab Pejaten, Jakarta Selatan.

"Selama ini kan mereka tinggal di pejaten. Hanya saja, setelah gugatan cerai Jerry yang out," kata Elza Syarief pengacara Denada, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2015).

Denada dipinang seorang fotografer bernama Jerry Aurum dan kini memiliki seorang putri. Diketahui bahwa Jerry pemeluk Kristen sementara Denada adalah pemeluk Islam. (Liputan6.com/Panji Diksana)

Menurut Elza, keduanya sudah sepakat untuk mengakhiri rumah tangganya. Denada sudah yakin betul untuk berpisah dengan ayah dari anak semata wayangnya, Shakira Aurum.

"Dua-duanya sudah memutuskan untuk bercerai dan sudah bulat tekadnya untuk bercerai," sambung Elza.


Namun saat disinggung permasalahan utama mengapa keduanya memutuskan bercerai, Elza tak mau banyak berkomentar.
"Sangat sensitif ya. Kami nggak bisa jelaskan di publik kenapa dua-duanya mau cerai," elak Elza.

Setelah melayangkan gugatan cerai, Denada dan Jerry akan melangsungkan sidang percerain perdana pada 3 Agustus 2015 mendatang.

Thursday, June 11, 2015

Bagaimana Sosok Margaret Ibu angkanya Angelina

IBU mana yang tidak terpukul ketika mengetahui buah hatinya ditemukan sudah tidak bernyawa? Itu pula yang terlihat dari Margareith CH Megawe, 50, ibu angkat Ang, bocah 8 tahun yang ditemukan tewas mengenaskan.

Margareith tampak tidak bisa membendung kesedihannya ketika jenazah Ang ditemukan di bawah kandang ayam di halaman belakang rumahnya. Namun, apakah kesedihan itu murni karena rasa kehilangan atau ada perasaan lain?

Dugaan Ang dibunuh mencuat karena saat lokasi jasadnya diketahui, ditemukan pula seutas tali plastik. Meskipun belum diketahui fungsinya, namun kuat dugaan bahwa tali itu digunakan untuk menjerat Ang.

Margareith adalah orang pertama yang dicurigai karena dialah yang selama ini disebut-sebut melakukan penyiksaan terhadap Ang. Wanita asal Kalimantan bersuamikan warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat itu mengatakan bahwa Ang adalah anak yang diangkatnya sejak berumur 3 hari.

Sebelumnya, Margareith telah memiliki dua orang anak perempuan, yakni Yvone dan Cristina. Sedangkan Ang merupakan anak kandung pasangan Rusidik, 30 asal Banyuwangi dan Hamidah, 27, yang dulu sempat bekerja di dekat tempat tinggal Margareith.

Saat melahirkan Ang, pasangan itu mengaku tidak memiliki biaya. “Dan saat itu Ibu Margareith dan suaminya datang mau membantu biaya persalinan. Namun dengan anak itu diserahkan kepada Ibu Margareith,” ujar Hamidah saat dimintai keterangan Polsek Denpasar Timur beberapa hari setelah ANG menghilang.

Kini diketahui bahwa Rusidik dan Hamidah telah berpisah. Hamidah juga sudah menikah lagi.

Keluarga Margareith melaporkan hilangnya Ang pada 16 Mei 2015 lalu saat bermain di halaman rumahnya. Namun, laporan itu justru memicu keraguan dan memunculkan teka-teki.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menemukan Ang. Mulai dari menurunkan anjing pelacak pada  hari keempat hilannya Ang, hingga mengerahkan tim gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali untuk memburu orang tua kandungnya di Banyuwangi.

Upaya pencarian terhadap Ang juga dilakukan oleh keluarganya lewat media sosial Facebook. Bahkan sebuah halaman di Facebook dibuat untuk menemukan Ang dilengkapi sayembara berhadiah Rp 40 juta bagi orang yang menemukan ANG. Namun, hasilnya nihil.

Dalam proses pencarian, muncul beberapa kesaksian yang mengungkapkan bahwa Ang sering diperlakukan tidak layak oleh sang Ibu angkat. Menurut pengakuan dari Agus, 26, yang merupakan pembantu di rumah Margareith, Ang sering mendapat perlakuan yang buruk dari ibu angkatnya itu.

Apalagi jika Ang lupa memberi makan hewan peliharaannya seperti ayam, anjing, dan kucing, maka perlakuan kasar pasti diterimanya. Bahkan saat terlihat terakhir kali sebelum menghilang pada Sabtu lalu (16/5), sedang memberi makan ayam sembari menangis dengan bibir mengeluarkan darah.

Ang memang diberikan tugas oleh Margareith untuk memberi makan ayam ternak, anjing dan kucing peliharaannya setiap hari. “Saya tanya kenapa dia (Ang, red) dia jawabnya tidak jelas karena sambil nangis, bilangnya sih dipukul,” ujar Agus Selasa lalu (19/5).

Dikuatkan lagi oleh kesaksian dari wali kelas Ang, Putu Sri Wijayanti yang menyebut bocah malang itu sering terlambat tiba di sekolahnya, SDN 12 Sanur dengan alasan harus memberi makan ayam yang jumlahnya ratusan. “Sekolahnya jalan kaki dan lumayan jauh, jadi sering terlambat, membawa buku pelajaran juga sering tidak sesuai dengan mata pelajaran hari itu,” ujar wali kelas IIB, SDN 12 Sanur itu.

Putu mengaku beberapa kali memandikan Ang di sekolah. Sebab, beberapa kali kondisi tubuh dan rambutnya kotor dan bau kotoran ayam.

Hal yang sama juga dikatakan oleh salah satu tetangga yang bersaksi bahwa Margareith kerap kali berteriak-teriak tidak jelas. “ Setiap malam sering teriak-teriak, memang ibu itu orangnya tertutup apalagi semenjak ditinggal meninggal oleh suaminya,” jelas Mustrah, 34.

Kesaksian itu menimbulkan tanda tanya mengenai hilangnya Ang. Apakah Ang diculik atau sengaja kabur dari rumah?

Sikap Margareith yang temperamental kembali ditunjukannya ketika Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendatangi rumahnya Minggu lalu (24/5) guna membantu menemukan Ang. Namun, Margareith malah mengancam akan membunuh siapapun yang ingin mengambil Ang darinya.

“Kita berkunjung bukan ke rumah, tetapi ke kandang ayam, ibu dari Angeline juga terlihat temperamental dengan mengancam seperti itu, mungkin juga karena luapan emosi seseorang yang tidak bisa dia bendung setelah anaknya hilang,” ujar Arist saat menyampaikan hasil kunjungannya di Mapolresta Denpasar, Senin (25/5).

Kedatangan Arist diikuti oleh kunjungan berturut-turut dari P2TP2A Kota Denpasar, yang diwakili oleh dua orang pengacaranya, Siti Sapura atau Ipung dan G.A.Ag.Yuli Marhaeningsih.  Margareith yang saat itu berada di dalam rumah malah tidak mau bertemu dengan kedua pengacara yang bermaksud membantunya dalam kasus tersebut.

“Sangat kecewa ya, ibunya malah tidak kooperatif dalam upaya untuk menemukan Angeline. Ibunya ada di dalam tetapi tidak mau menemui kita, ini yang semakin menguatkan dugaan negatif yang beredar di publik,” ucap Ipung penuh kekecewaan.

Kasus itu juga menarik simpati dari dua orang menteri di Kabinet Kerja. Yakni Menteri PAN-RB, Yuddy Chrisnandi dan Menteri PP-PA, Yohana Yembise. Semuanya datang untuk menunjukkan rasa simpati dan ingin membantu keluarga.

Namun, nyatanya niat baik itu tidak disambut secara baik oleh Margareith beserta kedua anak kandungnya. Mereka malah terkesan menghindar dan tertutup. Bahkan Yuddy diusir saat hendak masuk ke halaman rumah.

“Niat kita kan untuk menyampaikan simpati atas kejadian ini, kalau tidak dizinkan masuk ya tidak apa-apa,” ucap Yuddy sembari meninggalkan rumah Margareith pada Jumat lalu (5/6).

Kedua menteri itu lantas mendesak pihak kepolisian agar segera menemukan Ang karena sudah hampir satu bulan upaa pencarian tidak menemukan titik terang. Di samping itu, pihak keluarga yang tidak kooperatif juga membuat Yohana meminta pihak kepolisian untuk kembali melakukan pemeriksaan terhadap Margareith dan kondisi rumahnya yang  sangat tidak layak.

Sementara itu, pihak keluarga Ang sempat menggelar acara dengan menyusuri jalan dari rumahnya menuju SDN 12 Sanur guna menyebarkan selebaran berisi deskripsi tentang bocah yang sering disia-siakan itu. Aksi serupa juga diselenggarakan oleh yayasan Safe Childhood Foundation untuk siapapun yang bersimpati terhadap ANG. “ Kami menunjukkan rasa simpati lewat aksi ini untuk dapat segera menemukan ANG,” ujar Natali, ketua Yayasan Safe Childhood Foundation Bali.

Di luar itu, proses pencarian secara supranatural juga sudah dilakukan beberapa kali oleh pihak kepolisian. Dari hasil ritual secara niskala, Ang diajak oleh mahluk halus penunggu pura di depan rumahnya.

“Ang diajak oleh mahluk halus yang menunggui pura ini karena merasa kasihan kepada Ang yang diperlakukan kasar,”  ujar Jero Kereg, paranormal asal Singaraja beberapa waktu lalu.

Pada akhirnya guru dan kepala sekolah tempat Ang menimba ilmu memutuskan kembali melakukan ritual secara niskala di pura itu Selasa lalu (9/6). Ritual ternyata diwarnai dengan kerauhan (kesurupan, red) yang dialami oleh Ketut Rute, kepala sekolah SDN 12 Sanur.

Terdengar pula ada suara mirip suara Ang berteriak “Maaa..” memanggil sang ibu.  “Kita semua berharap agar ANG segera ditemukan dalam keadaan apapun,” ujar Ketut Rute.

Dan seluruh teka-teki itu terjawab pada Rabu kemarin (10/6), ketika tim gabungan memeriksa seluruh bagian rumah Ang dan sesosok jenazah gadis mungil ditemukan terkubur di halaman belakang rumahnya, tepatnya di bawah kandang ayam.

sumber : http://www.jpnn.com/read/2015/06/11/308950/Siapakah-Sosok-Margareith-Sang-Ibu-Angkat-Ang-yang-Malang

Monday, June 8, 2015

Pernikahan Anak Jokowi Tanpa Iringan Berkuda

Menjelang pernikahan putra Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming, persiapan menjelang hari membahagiakan tersebut sudah memasuki tahap akhir.

"Ini rapat internal terakhir, sudah dibahas lay out, desain, dan semua yang dibutuhkan, termasuk tugas masing-masing," kata Gibran ketika ditemui di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Solo, Minggu (7/6).

Gibran ditemani sang calon istri, Selvi Ananda, menemui 150 kerabat dekat yang direkrut untuk menjadi panitia keluarga. Sejauh ini seluruh konsep dan persiapan telah rampung dibahas.

Acara pernikahan yang direncanakan akan dilangsungkan pada 9 - 11 Juni mendatang akan menggunakan adat Jawa dalam keseluruhan rangkaian prosesi pernikahan keduanya. Mulai dari prosesi sebelum akad, seperti midodareni, desain dan dekorasi pelaminan, hingga makanan yang akan disediakan.

"Semuanya mengikuti adat Jawa, biasa saja, mengikuti pakem," kata Gibran singkat. "Semua sudah siap, tinggal tunggu hari H," timpal Selvi.


Saat pernikahan pun, Gibran mengungkapkan saat prosesi pernikahan nanti, ia dan Selvi akan berjalan kaki mengikuti prosesi saat lamaran atau tembungan yang juga dilakukan dengan berjalan kaki karena jarak yang dekat.

"Yang naik kuda mungkin satu, saya jalan," kata Gibran ekspresi wajah datar.

Keterlibatan seluruh keluarga dari Presiden Jokowi tampak dari ikutnya sang paman orang Nomor Satu RI tersebut dalam kepanitiaan pernikahan Gibran dan Selvi. Setiawan Prasetyo, sang paman pun menyatakan hal senada dengan Gibran.

Prosesi inti akan dimulai pada tanggal 9 Juni 2015 malam berupa tembungan atau lamaran.

Rangkaian proses selanjutnya adalah pada tanggal 10 Juni 2015. Di pagi hari, akan ada acara siraman yang dilakukan di rumah kedua mempelai, sebagai simbol kesiapan melepas masa lajang bagi kedua mempelai.

Pada midodareni, calon pengantin perempuan akan mulai dirias dengan riasan khas Jawa dengan tujuan agar mendatangkan bidadari kepada sang mempelai perempuan.

"Ijab qabul sendiri akan dilakukan pukul 9 pagi pada 11 Juni," kata Setiawan.

Setelah akad nikah, mulai pukul 10 pagi hingga satu siang, akan dibuka bagi para tamu dari masyarakat yang ingin hadir dan memberi ucapan kepada kedua mempelai. Lalu dilanjutkan di sesi malam, untuk kalangan undangan khusus hingga pukul 21.00 WIB.

Setiawan Prasetyo didampingi GIbran Rakabuming anak Presiden Jokowi saat memberikan keterangan tentang rencana prosesi pernikaahan Gibran, Minggu (7/6). (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)


Presiden Jokowi sendiri sudah berada di Solo untuk ikut memonitor persiapan pernikahan anaknya itu. Di pagi hari tadi, Jokowi sempat mengikuti acara Car Free Day di kota Solo. Setelah memonitor dan ikut rapat internal keluarga, Jokowi direncanakan akan kembali ke Jakarta malam ini.

Di Solo sendiri, terutama di kawasan Graha Saba Buana Letjen Suprapto, masih sempat digunakan oleh masyarakat umum dan belum ada sterilisasi dari pihak pengamanan presiden. Sterilisasi diperkirakan akan dimulai mendekati hari-H.

Saturday, May 23, 2015

Kaos Distro Terbaru

Yellow Tree menyediakan kaos distro terbaru dengan berbagai macam gambar yang tentunya di sukai para penggila kaos distro, gambar yang di tampilkan bermacam macam ada yang dengan corak rame atau dengan sedrhana.
Yang jelas kaos distro terbaru hanya di produksi sedikit sehingga kaos ini bisa di bilang Limited Edition.
Jika anda berminat silahkan kli link di bawah ini untuk bisa mendapatkan informasi tentang kaos distro terbaru

<a href='http://www.jualo.com/iklan/kaos-distro-terbaru?userid=343032

Tuesday, May 5, 2015

Cinta Laura Lagi Bersedih

Cinta Laura Sedang Bersedih lantara tidak bisa menghadiri peringatan 40 hari meninggalnya Olga Syahputra.

Cinta Laura jadi salah seorang artis yang cukup dekat dengan almarhum Olga Syahputra. Terlebih ia sering satu panggung dengan kakak Billy itu dalam tayangan televisi.

Namun sayangnya, Cinta berhalangan hadir pada acara 40 harian Olga yang rencananya akan digelar pada 6 Mei 2015. Kesibukan dan jadwalnya yang padat selama berada di Indonesia jadi alasan utama Cinta tak turut hadir di acara tersebut.

Olga Syahputra
"Karena waktu aku di Indonesia sedikit banget, sayangnya aku nggak bisa datang ke sana (40 harian Olga)," ujar Cinta Laura saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2015).

Meskipun tak bisa hadir di acara 40 harian Olga, Cinta tak pernah lupa untuk selalu mendoakan Olga Syahputra. Setiap teringat Olga, Cinta selalu menadahkan tangannya untuk berdoa buat sahabatnya itu. "Aku sedih banget Olga nggak ada," ujar Cinta.

Ilustrasi Cinta Laura (Liputan6.com/Sangaji)
Wanita keturunan Jerman itu berharap, Olga mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Cinta juga yakin dengan dipanggilnya Olga merupakan bentuk cinta Tuhan kepada komedian yang wafat di usia 32 tahun tersebut. "Semoga diberikan yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan sayang sama Olga," katanya. (fei)

Friday, February 13, 2015

Komentar Luna Maya Soal Ariel Noah dan Sophia Latjuba

PRESENTER cantik Luna Maya mulai terbuka soal urusan pribadinya, bahkan ia memberi komentar kepada sang mantan kekasih Ariel 'Noah'. Tak hanya itu, Sophia Latjuba yang menjalin asmara dengan Ariel pun dikomentari oleh Luna.

Pernyataannya mengenai Ariel dan Sophia terlontar ketika mengisi acara talkshow yang dibawakan oleh Feni Rose. Luna diminta untuk memberi tiga kata yang menggambarkan pasangan tersebut.

Luna tampak sedikit ragu, namun akhirnya ia membeberkan segalanya mengenai mantan kekasihnya tersebut. "Harus ya? Apa ya? Lincah kayanya ya. Pendek, apa ya penipu kompleks, dari dulu (Ariel) sukanya sama yang lebih dewasa. Begitu cocok, diemong, digoyang-goyang," kata Luna saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2).

Lalu apa kata Luna soal Sophia ya? Menurutnya, Sophia merupakan wanita cantik yang dinilai cocok bersanding dengan vokalis grup band Noah tersebut.

"Ini apa yang mesti dikomentarin? Cantik, apa namanya tinggi, ngemong kali ya. Cantik, tinggi, ngemong. Cocok? Insya Allah," ungkap Luna.

Thursday, January 29, 2015

Elvira Devinamira Masuk Jajaran 15 Besar

Menjadi duta Indonesia di ajang Miss Universe 2015 tentulah membuat bangga bagi seorang Elvira Devinamira. Meskipun tak juara, namun di event bergengsi bagi wanita-wanita cantik itu, Elvira bisa masuk kejajaran 15 besar. Langkahnay terhenti pada penentuan 10 besar dengan pesaing Miss Universe lainnya.

Gagal bukan berarti Elvira pulang ke Indonesia dengan tangan kosong. Lewat kostum etnik seberat 20 kg, dengan tema Candi Borobudur dia berhasil merebut Best National Costume. Penobatan kostume terbaik ini kali pertama diraih tanah air setelah puluhan tahun mengikuti ajang Internasional tersebut.

Elvira Devinamira sangat menikmati dan bangga menjadi perwakilan Indonesia di ajang tersebut. Semua kegiatannya saat mengikuti ajang kecantikan bergengsi itu selalu diunggahnya di akun Instagram pribadinya. Yang terbaru diunggah Elvira pada Senin (26/1), dia mengunggah foto yang menunjukkan tubuh seksinya.